sesi 2

Sesie 2 Kajian PERMATA
Masjid Al-Huda Pojok, Tawangsari, Sukoharjo, 7 Maret 2010
Oleh Ust. Dwi Mari

Assalamu’alaykum warahmatulloh wabarakatuh
Waspadailah 1 dari 2 orang berikut ini :
1. ulama’ yang mengetahui perbedaan-perbedaan tentang masalah fiqh, namun dia tetap bersikukuh dengan kemapanannya sebagai ulama’ atau berketetapan pada qada’ Alloh Subhanahu wa Ta’ala.
2. orang yang ZuHud ( orang yang menjauhkan diri dari kesenangan-kesenangan duniawi dan senantiasa mendekatkan diri pada Alloh Ta’ala )
Mengapa? Karena dalam menjalani ilmu, harus berpedoman pada para ahli ilmu ( Raululloh, sahabat, Thabi’in, Thabi’ut Thabi’in ), maka dari itu butuh definisi murni yang kita pahami 100%.
Suatu ibadah harus disertai ilmu, karena tinggi derajat ilmu adalah pokok sebelum melakukan ibadah dan tingkatannya paling atas. Hal ini telah disebutkan dalam Q.S. Az-Zumar @ 9 yang artinya : “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”
Selain ayat diatas disebutkan pula dalam Q.S. Al-Mujaadilah @11 yang artinya : “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: Berlapang-lapanglah dalam majlis , maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: Berdirilah kamu , maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Ayat diatas menyebutkan keutamaan bagi orang-orang mu’min yang berilmu adalah dengan menambahkan beberapa derajat. Hal tersebut juga disinggung dalam Q.S. Fathir @ 28 yang artinya “Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama*. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

“Orang-orang yang berilmu mendapatkan kebaikan 700 kali orang mu’min.” ( H.R. Ibnu Abbas )

*Yang dimaksud dengan ulama dalam ayat ini ialah orang-orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah.

Demikian. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaykum warahmatulloh wabarakatuh.

Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s